PALEMBANG — Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan kembali meningkat. BPBD Sumsel mencatat ada 34 titik panas yang tersebar di 12 kabupaten dan kota dalam sehari terakhir.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengungkapkan, Muara Enim menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, mencapai 14 titik. Angka ini hampir setengah dari total keseluruhan titik panas yang terdeteksi.
"Muara Enim menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak hari ini," katanya, kemarin.
Setelah Muara Enim, titik panas juga terdeteksi di Ogan Komering Ulu Selatan dengan tujuh titik, serta Musi Rawas Utara sebanyak empat titik. Sementara itu, Kabupaten Musi Banyuasin tercatat tiga titik panas.
Sejumlah daerah lain mencatat dua titik panas, yakni Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Empat Lawang, dan Musi Rawas. Adapun Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Lahat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Kota Prabumulih masing-masing satu titik panas.
BPBD Sumsel mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Sumsel saat ini masuk kategori sangat mudah terbakar. Kondisi ini diperparah oleh musim kemarau yang membuat vegetasi kering dan lahan gambut rentan memicu api.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pelanggaran terhadap larangan ini tidak hanya berisiko menyebabkan bencana asap, tetapi juga bisa berujung pada sanksi pidana.