TANJUNG ENIM — Dojo Porsiba Bukit Asam memastikan diri sebagai juara umum setelah mengumpulkan poin terbanyak selama tiga hari pertandingan. Juara umum kedua diraih Gojukai Prestasi Lubuklinggau, sementara Gojukai Top Fighter Prabumulih menempati posisi ketiga.
Dominasi Dojo Porsiba Bukit Asam
Kemenangan ini bukan pertama kalinya bagi Dojo Porsiba Bukit Asam. Sebelumnya, mereka juga menjadi juara umum pada Kejurda Gojukai Sumsel yang digelar di Palembang. Ketua PORSIBA Bukit Asam Aloisius H. Rahangiar mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai tuan rumah.
“Menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi PORSIBA,” ujarnya dalam sambutan penutupan, Minggu (26/7/2026).
Hadiah Total Rp10 Juta untuk Para Juara
Ketua Umum Gojukai Komda Sumsel Dr. Mhd. Fatria, SH., MH memberikan total hadiah Rp10 juta bagi juara umum. Juara I mendapat Rp5 juta, juara II Rp3 juta, dan juara III Rp2 juta.
Selain itu, penghargaan Best of The Best (BOB) diberikan kepada atlet kadet dan junior putra-putri masing-masing Rp1 juta. Ketua Umum juga memberikan uang pembinaan Rp2,5 juta kepada atlet nasional binaan Gojukai Komda Sumsel sebagai apresiasi atas prestasi di tingkat nasional.
Seleksi Menuju Kejurnas Piala Kejaksaan Agung
Kejurda ini menjadi ajang seleksi atlet Sumsel untuk Kejurnas Piala Kejaksaan Agung RI pada Agustus 2026. Sekretaris Umum Gojukai Komda Sumsel Renshi Shihan Husni Yusuf, SH., M.Si menyebut event ini penting untuk menjaring bibit potensial.
“Luar biasa yang disupport oleh Bapak Ketua Umum. Mudah-mudahan ini menambah semangat para atlet Gojukai Sumatera Selatan,” ujarnya saat menutup kegiatan secara resmi.
Pesan Ketua Pelaksana: Kompetisi Berakhir, Silaturahmi Tetap
Ketua Pelaksana Yos Randika, ST mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran kejuaraan. Ia berpesan agar semangat sportivitas tetap dijaga.
“Tak lupa kami mengucapkan selamat kepada para karateka yang telah berhasil meraih juara. Kompetisi hanya sampai di Tatami saja, selanjutnya semua kita bersaudara,” urainya.
Harapan Pengurus: Pembinaan Berkelanjutan
Aloisius menambahkan bahwa antusiasme ratusan karateka membuktikan pembinaan karate di Sumsel terus berkembang. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama kejuaraan dapat melahirkan atlet berkualitas yang mampu mengharumkan daerah.
Dengan berakhirnya Kejurda dan Festival Gojukai Sumsel 2026, diharapkan lahir atlet potensial yang menjadi kekuatan baru karate Sumatera Selatan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.