SALATIGA — Kodim 0714/Salatiga mengerahkan personel Satgas ke Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, untuk menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Program yang dikemas dalam TMMD Reguler ke-129 ini tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga menyasar perubahan perilaku masyarakat lewat edukasi.
Pembangunan fisik menjadi tulang punggung operasi. TNI menargetkan pengecoran jalan sepanjang 1.125 meter yang menghubungkan antar-RT di Dusun Gombyong. Selain itu, 17 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) direhabilitasi agar layak dihuni, ditambah pembangunan dua unit musala dan dua pos kamling.
Danramil 06/Tengaran, Kapten Cba Sugiyanto, menegaskan bahwa OMSP merupakan amanat undang-undang yang bertujuan membantu percepatan pembangunan daerah. "Kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Tak hanya membangun infrastruktur, Satgas juga menggelar penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan. Warga diajak memahami pentingnya hidup bersih dan menjaga persatuan di tengah keberagaman. Program edukatif ini digelar di balai dusun dan melibatkan puluhan kepala keluarga.
Kapten Sugiyanto berharap semangat gotong royong yang terbangun selama operasi terus terpelihara. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.
Kegiatan OMSP di Dusun Gombyong dinilai menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperkokoh ketahanan wilayah.
Warga setempat turut serta dalam setiap tahap pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pengecoran. "Kami sangat terbantu. Jalan yang dulu becek sekarang bisa dilewati motor," ujar salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.
Operasi ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya bertugas di medan perang, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan di pelosok desa.