Harga Telur Ayam di Sumsel Naik Rp 235 per Kg, Cabai Rawit Merah Justru Turun Rp 600

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:33:31 WIB
Harga telur ayam ras di Sumatera Selatan naik Rp235 per kilogram, sementara cabai rawit merah justru turun Rp600 per kilogram.

PALEMBANG — Kenaikan harga telur ayam ras ini berbanding terbalik dengan harga cabai rawit merah yang justru mencatat penurunan paling dalam. Harga cabai rawit merah turun Rp 600 atau 1,23 persen menjadi Rp 48.067 per kilogram dibandingkan harga sehari sebelumnya.

Dari 16 komoditas yang dipantau SP2KP Kemendag pada pukul 17.49 WIB, tercatat lima komoditas mengalami kenaikan harga. Selain telur ayam ras, komoditas yang naik adalah beras medium, beras premium, cabai merah besar, dan daging ayam ras.

Empat Komoditas Alami Penurunan Harga

Di sisi lain, sebanyak empat komoditas justru turun harga. Selain cabai rawit merah, penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih honan. Harga cabai merah keriting turun 0,55 persen menjadi Rp 41.073 per kg, sementara bawang merah turun 0,91 persen ke level Rp 36.490 per kg. Bawang putih honan tercatat turun 1,17 persen menjadi Rp 35.167 per kg.

Daftar Harga Pangan Lainnya di Sumsel

Sejumlah komoditas pangan pokok lainnya tercatat stabil alias tidak bergerak. Harga daging sapi paha belakang masih bertahan di Rp 138.438 per kg. Minyak goreng sawit kemasan premium dijual Rp 21.069 per liter, sedangkan minyak goreng curah Rp 17.958 per liter.

Gula pasir curah juga tidak berubah di angka Rp 17.667 per kg, sama halnya dengan Minyakita yang masih Rp 15.618 per liter. Tepung terigu dan kedelai impor masing-masing bertahan di Rp 13.314 per kg dan Rp 12.179 per kg.

Kenaikan Tipis pada Beras dan Daging Ayam

Untuk beras, harga beras premium naik tipis 0,12 persen menjadi Rp 14.666 per kg. Beras medium juga naik 0,11 persen ke posisi Rp 13.032 per kg. Sementara itu, daging ayam ras naik 0,23 persen menjadi Rp 33.824 per kg. Adapun cabai merah besar tercatat naik 0,29 persen menjadi Rp 38.078 per kg.

Fluktuasi harga pangan di Sumatera Selatan ini menjadi perhatian bagi para ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner yang sangat bergantung pada stabilitas harga bahan pokok. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional dan memastikan pasokan tetap lancar.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top