PALEMBANG — Sebanyak puluhan Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kemenag Sumsel mengikuti UKOM yang dipusatkan di ruang Laboratorium Komputer MTs Negeri 2 Palembang. Kegiatan ini dirancang untuk memetakan sekaligus mengakselerasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ASN agar berdampak langsung bagi umat.
Dalam sambutannya, Syafitri Irwan menekankan bahwa kompetensi yang diukur harus berbanding lurus dengan kualitas edukasi yang diberikan ke masyarakat. "Penilaian kompetensi ini bukan semata-mata untuk memenuhi formalitas persyaratan kenaikan jenjang jabatan fungsional. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan momentum untuk mengukur sekaligus meningkatkan kapasitas diri agar kita mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat," tegas Syafitri.
Ia berharap, naiknya jenjang jabatan para penyuluh kelak melahirkan ide-ide edukasi keagamaan yang lebih solutif, adem, dan menyejukkan. "Junjung tinggi kejujuran, integritas, serta mentalitas berkompetisi secara sehat," pesannya kepada seluruh peserta.
UKOM ini menjadi langkah strategis Kanwil Kemenag Sumsel dalam meningkatkan profesionalisme ASN di bidang kepenyuluhan. Dengan asesmen berbasis kompetensi, diharapkan setiap penyuluh tidak hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga mampu menyampaikannya secara efektif dan adaptif di tengah dinamika masyarakat Sumsel.
Kegiatan berlangsung dengan protokol yang ketat dan diikuti oleh penyuluh dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Hasil penilaian akan menjadi dasar penetapan jenjang jabatan fungsional para peserta ke depan.