Pengalaman Lebih Berharga dari Trofi, Kadisdik Sumsel Dorong Peserta FLS3N yang Lolos ke Nasional Segera Matangkan Persiapan

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:52:01 WIB

PALEMBANG — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 resmi ditutup di SMA Negeri Sumatera Selatan pada Jumat (24/7/2026). Acara yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan empat lokasi pelaksanaan di Kota Palembang, yakni SMA Negeri Sumsel, SMK Negeri 3 Palembang, SMA Negeri 1 Palembang, dan SMA Negeri 5 Palembang. Tema yang diusung adalah “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.

Kadisdik: Target Nasional Tetap Dikejar, Tapi Pengalaman Lebih Utama

“Tujuan utama mengikuti FLS3N bukan semata-mata untuk pulang membawa trofi atau piala. Yang jauh lebih penting adalah pengalaman yang kalian peroleh selama mengikuti kegiatan ini,” ujar Mondyaboni dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa selama kompetisi, para peserta tidak hanya beradu bakat, tetapi juga membangun persahabatan dan memperluas jaringan.

Meski demikian, Kadisdik tetap berharap Sumsel mampu berbicara banyak di tingkat nasional. Ia meminta guru pendamping dan kepala sekolah terus memberikan pembinaan intensif kepada siswa yang terpilih sebagai wakil provinsi. “Saya berharap Bapak dan Ibu guru pendamping serta kepala sekolah terus memberikan pembinaan sehingga anak-anak kita mampu memberikan penampilan terbaik pada Grand Final FLS3N tingkat nasional,” tegasnya.

Talenta Muda Sumsel Diakui: Main Gitar Baru dengan Memukau

Mondyaboni mengaku terkesan dengan kemampuan para peserta. Ia menyaksikan langsung seorang siswa yang mampu memainkan gitar yang baru pertama kali digunakannya dengan penampilan memukau. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa talenta seni pelajar Sumatera Selatan sangat potensial untuk bersaing di pentas nasional. “Mudah-mudahan pada tingkat nasional nanti anak-anak Sumatera Selatan dapat kembali menampilkan performa terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara agar tidak berkecil hati. “Jangan berkecil hati. Saya yakin masih akan ada kesempatan lain untuk menunjukkan bakat, kemampuan, dan prestasi yang kalian miliki,” katanya.

Apresiasi Panitia dan Harapan untuk FLS3N Mendatang

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Basuni, S.Pd., M.M., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada SMA Negeri Sumatera Selatan selaku tuan rumah, dewan juri, guru pendamping, serta media massa yang telah mempublikasikan rangkaian kegiatan. “Kami berharap FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, pengembangan karakter, kreativitas, dan persahabatan bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Basuni menambahkan bahwa seluruh proses perlombaan hingga penetapan pemenang telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan FLS3N tahun mendatang semakin baik. Penutupan FLS3N turut dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sumsel, para kepala sekolah, serta guru pendamping.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: indomerdeka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top