MUARA ENIM — Memasuki hari ketiga, personel gabungan dari BPBD Muara Enim, Manggala Agni, TNI, Polri, dan warga masih berupaya melokalisir api di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan. Kebakaran yang pertama kali terdeteksi Jumat (24/7) pukul 13.10 WIB itu telah menghanguskan lahan hingga 6 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra, mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan sejak hari pertama. Pada Minggu (26/7) pukul 20.00 WIB, tim berhasil memadamkan lebih dari separuh area yang terbakar.
Tim gabungan harus menempuh jarak sekitar 22 kilometer dari posko Karhutla Gelumbang menuju lokasi titik api. Selain peralatan darat seperti mobil pemadam dan mesin jinjing, dua unit helikopter water bombing diterjunkan untuk melakukan penyiraman dari udara.
"Pada Minggu (26/7) pukul 20.00 WIB tercatat sudah lebih dari 3 hektare lahan yang terbakar berhasil dipadamkan," kata Abdurrozieq saat dihubungi dari Palembang, Senin.
Untuk pemadatan di hari ketiga, BPBD mengerahkan satu unit kendaraan roda empat, 11 unit roda dua, satu unit mobil pemadam kebakaran, empat set mesin jinjing, dan empat roll selang machino. Sumber air diambil dari kanal di sekitar lokasi.
Abdurrozieq menambahkan, pemadaman terus difokuskan pada titik api yang masih menyala agar tidak meluas ke area lain. "Mudah-mudahan hari ini karhutla padam total," ujarnya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran di lahan kebun karet tersebut belum diketahui. Tim Satgas Karhutla masih melakukan penyelidikan di lapangan. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang masih panas dan rawan memicu kebakaran meluas.