Harga Emas di Palembang Terbelah: Perhiasan Stabil Rp13,7 Juta per Suku, Emas Murni Antam Justru Turun

Penulis: Khairul Anwar  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 19:20:35 WIB
Harga emas perhiasan di toko konvensional Palembang tercatat stabil di kisaran Rp13,7 juta per suku pada Selasa (28/7/2026).

PALEMBANG — Para pembeli emas di Palembang dihadapkan pada situasi harga yang tidak seragam pada Selasa (28/7/2026). Jika emas perhiasan di toko konvensional masih dipatok stabil, harga emas batangan murni justru menunjukkan tren penurunan.

Di sejumlah toko emas konvensional, harga emas perhiasan berkisar antara Rp13 juta hingga Rp13,9 juta per suku atau setara 6,7 gram, tergantung kadar dan model. Toko Emas Makmur Jaya misalnya, masih mempertahankan harga Rp13,7 juta per suku untuk emas kadar 92 persen, sama seperti hari sebelumnya. Kondisi serupa terjadi di Toko Emas Rajamas Lemabang yang juga menjual emas perhiasan di harga yang sama, dengan ukuran setengah suku dibanderol sekitar Rp6,96 juta.

Mengapa Harga Emas Perhiasan Lebih Kaku?

Pemilik Toko Emas Makmur Jaya, Awi, menjelaskan bahwa stabilitas harga emas perhiasan bukan tanpa alasan. Menurutnya, perubahan harga emas domestik yang relatif tipis belum cukup untuk memengaruhi harga jual di tingkat toko.

"Harga emas perhiasan masih bertahan karena perubahan harga emas tidak terlalu signifikan. Penentuan harga perhiasan juga memperhitungkan biaya pembuatan selain harga emas itu sendiri," ujar Awi.

Ia menambahkan, mekanisme penetapan harga perhiasan berbeda dengan emas murni. Selain mengikuti harga emas dunia, ongkos produksi menjadi faktor yang membuat perubahan harga tidak terjadi setiap hari.

Emas Murni Terkoreksi, Investor Wait and See

Berbeda dengan perhiasan, harga emas murni justru mengalami koreksi setelah sehari sebelumnya mencatat kenaikan tipis. Harga emas Antam 24 karat turun Rp9.000 per gram menjadi Rp2.613.000 per gram dari sebelumnya Rp2.622.000 per gram. Adapun harga pembelian kembali (buyback) ikut turun ke level Rp2.361.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada emas Galeri 24 Pegadaian. Harga jual turun Rp16.000 menjadi Rp2.587.000 per gram, sedangkan harga buyback terkoreksi Rp15.000 menjadi Rp2.425.000 per gram.

Menurut Awi, kondisi pasar saat ini masih cenderung wait and see. Pelaku pasar, kata dia, masih mencermati perkembangan situasi geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang turut memengaruhi pergerakan harga emas dunia.

"Investor masih menunggu perkembangan situasi global sehingga harga emas bergerak fluktuatif," katanya.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: relung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top