Pencarian

Google Photos Kembali Terintegrasi dengan Bingkai Digital Aura Setelah Setahun Terputus

Jumat, 05 Juni 2026 • 01:54:01 WIB
Google Photos Kembali Terintegrasi dengan Bingkai Digital Aura Setelah Setahun Terputus
Google Photos kembali terintegrasi dengan bingkai digital Aura setelah hampir setahun terputus.

Google akhirnya menghidupkan kembali koneksi antara layanan fotonya dengan jajaran bingkai digital Aura. Langkah ini menjadi kabar lega bagi pengguna yang selama berbulan-bulan harus mengunduh foto satu per satu ke ponsel, lalu mengunggahnya secara manual ke aplikasi Aura — sebuah proses yang jelas memakan waktu dan mengurangi kenyamanan produk yang seharusnya otomatis.

Ambient API Jadi Jembatan Baru Sinkronisasi Foto

Dilansir dari The Verge, solusi teknis yang digunakan adalah Ambient API, sebuah antarmuka khusus dari Google Photos yang dirancang untuk perangkat tampilan seperti bingkai digital. API ini memungkinkan Aura mengakses galeri pengguna tanpa perlu izin penuh terhadap seluruh akun Google — model yang lebih aman dan terbatas dibanding integrasi sebelumnya.

Aura menjelaskan dalam laman dukungan resminya bahwa pengguna kini punya dua opsi: menyinkronkan seluruh album Google Photos secara otomatis, atau memilih foto individu untuk dikirim ke bingkai. Opsi pertama menggunakan fitur "Auto-Add" di aplikasi Aura, di mana setiap foto baru yang ditambahkan ke album tertentu akan langsung muncul di bingkai dalam satu atau dua hari.

Dua Cara Sinkronisasi dengan Batasan Berbeda

Untuk pengguna Android, foto individu hingga resolusi 50 megapiksel bisa dipilih langsung dari aplikasi Google Photos. Sementara pengguna iOS harus menggunakan fitur Share Sheet untuk mengirim foto ke aplikasi Aura. Perbedaan ini penting diketahui pengguna Indonesia yang mayoritas memakai Android — prosesnya lebih mulus di platform tersebut.

Ada satu perbedaan krusial antara kedua metode: foto yang dikirim secara individu akan tetap tersimpan di bingkai meskipun dihapus dari Google Photos. Sebaliknya, jika pengguna menghapus foto dari album yang disinkronkan secara otomatis, foto itu juga akan hilang dari bingkai — meski butuh waktu satu hingga dua hari untuk sinkronisasi penghapusan tersebut.

Kembalinya Kenyamanan Setelah Satu Tahun Keterputusan

Google pertama kali mengumumkan pembatasan akses untuk aplikasi pihak ketiga pada September 2024, yang mulai berlaku efektif Maret 2025. Saat itu, Google berjanji akan memulihkan akses untuk bingkai digital, namun tanpa memberikan jadwal pasti. Janji itu baru terwujud sekarang, hampir setahun kemudian.

Meski integrasi baru ini tidak serumut dan semulus yang ditawarkan Google Nest Hub — yang merupakan produk first-party Google — setidaknya pengguna Aura tidak lagi terjebak dalam proses manual yang terasa seperti langkah mundur di era smart home. Bingkai digital Aura sendiri dibanderol mulai sekitar 150 dolar AS (setara Rp 2,4 juta).

Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini berarti bingkai foto digital di rumah bisa kembali difungsikan sebagaimana mestinya: menampilkan kenangan keluarga secara otomatis tanpa intervensi manual setiap kali ingin mengganti foto.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks