PALEMBANG — Kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan resmi berlaku untuk periode 1-15 Juli 2026. Tim Penetapan Harga TBS Sawit Sumsel menyepakati kenaikan Rp45,71 per kilogram untuk sawit berumur 10 tahun.
Harga tersebut naik dari periode sebelumnya. Untuk sawit berumur 10-20 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp3.769,58 per kg.
Berapa Harga TBS untuk Semua Umur Sawit?
Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, harga TBS bervariasi berdasarkan usia tanaman. Sawit umur 3 tahun dihargai Rp3.178,82 per kg, sementara umur 4 tahun Rp3.277,43 per kg.
Untuk sawit umur 5 tahun, harganya Rp3.423,70 per kg. Sawit umur 6 tahun Rp3.464,13 per kg, dan umur 7 tahun Rp3.463,29 per kg. Sementara sawit umur 8 tahun dihargai Rp3.579,25 per kg.
Memasuki usia produktif, sawit umur 9 tahun dibanderol Rp3.646,24 per kg. Harga tertinggi berada di kisaran umur 10-20 tahun, yakni Rp3.769,58 per kg.
Harga Mulai Turun Setelah Umur 21 Tahun
Setelah melewati puncak produktivitas, harga TBS mulai menurun. Sawit umur 21 tahun dihargai Rp3.757,65 per kg, umur 22 tahun Rp3.763,74 per kg, dan umur 23 tahun Rp3.737,23 per kg.
Untuk sawit umur 24 tahun, harganya Rp3.630,46 per kg, dan umur 25 tahun Rp3.641,77 per kg. Memasuki umur 26 tahun, harga turun menjadi Rp3.575,79 per kg.
Sawit umur 27 tahun dihargai Rp3.520,64 per kg, umur 28 tahun Rp3.458,97 per kg, dan umur 29 tahun Rp3.391,39 per kg. Harga terendah untuk sawit berumur 30 tahun adalah Rp3.318,71 per kg.
Harga CPO dan Inti Sawit Juga Ditetapkan
Selain harga TBS, tim juga menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp15.049,12 per kg. Sementara itu, harga inti kelapa sawit (kernel) ditetapkan Rp12.198,38 per kg.
Nilai cangkang ditetapkan Rp18,88 per kg dengan indeks K sebesar 93,65%. Penetapan harga ini menjadi acuan bagi transaksi di tingkat petani dan pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan.