BANYUASIN — Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana secara langsung memimpin upacara pembukaan Diktuk Bintara SPKT 2026 di SPN Betung, Senin. Dalam amanat yang dibacakan dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol R Z Panca Putra Simatupang, ia menegaskan bahwa pendidikan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses transformasi fundamental bagi calon personel garda terdepan kepolisian.
"Pendidikan ini merupakan proses transformasi pengetahuan, keterampilan, karakter, mental, dan budaya kerja agar setiap lulusan benar-benar siap menjalankan tugas sebagai pelaksana utama pelayanan kepolisian, khususnya pada SPKT," kata Rony dalam sambutannya.
Tema Diktuk: Moral, Literasi, dan Kedaulatan Pangan
Diktuk Bintara TA 2026 mengusung tema "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif". Tema ini menjadi sinyal bahwa Polri tidak hanya mencetak personel yang sigap menerima laporan, tetapi juga yang mampu berpikir analitis dan melek teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Personel SPKT nantinya menjadi wajah pertama Polri yang ditemui masyarakat. Mereka dituntut mampu menerima laporan secara cepat, berkomunikasi santun, serta menjunjung tinggi prinsip pelayanan yang humanis.
Wakapolda Tinjau Langsung Barak hingga Poliklinik
Usai upacara, Brigjen Pol Rony Samtana meninjau langsung fasilitas pendidikan di lingkungan SPN Polda Sumsel. Ia memeriksa kebersihan barak, kelengkapan barang inventaris, hingga kesiapan sarana dan prasarana penunjang. Tak hanya itu, ia juga menyambangi Poliklinik SPN untuk memantau kondisi kesehatan para siswa yang tengah menjalani perawatan medis. Kunjungan ini sekaligus untuk memberikan motivasi agar mereka bisa kembali mengikuti rangkaian pendidikan secara optimal.
Polda Sumsel Targetkan Lahirkan Bhayangkara Presisi
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan komitmen pihaknya dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan humanis. "Kami ingin melahirkan personel yang memiliki integritas, kompetensi, serta siap menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Melalui Diktuk Bintara Kemampuan SPKT 2026 ini, Polda Sumsel optimistis dapat mencetak personel Polri yang unggul secara akademik, memiliki karakter kuat, adaptif terhadap teknologi modern, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan. Pendidikan serentak ini diikuti 4.792 peserta didik dari seluruh Indonesia, menandai keseriusan institusi dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dari hulu.