Pencarian

Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur dengan Bodi Lebar, Baterai Silicon Carbon, dan Desain Baru

Jumat, 24 Juli 2026 • 08:08:01 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur dengan Bodi Lebar, Baterai Silicon Carbon, dan Desain Baru
Samsung Galaxy Z Fold 8 resmi diluncurkan dengan rasio layar lebih lebar dan baterai silicon carbon pada kedua variannya.

SUMATERA SELATAN — Samsung tidak hanya meneruskan tradisi ponsel lipat tahun ini, tapi juga mengubah bentuk dasarnya. Galaxy Z Fold 8 yang baru hadir dengan rasio layar 10:16 di cover dan 4:3 di layar utama — bentuk yang jauh lebih lebar dari pendahulunya. Menurut Jay Kim, Executive Vice President Samsung yang membidani peluncuran lini Fold 8, keputusan ini didorong oleh data konsumen: hampir 50 persen pengguna menghabiskan waktu untuk menonton konten, baik di layar luar maupun dalam.

Spektrum Varian: Fold 8 vs Fold 8 Ultra

Samsung tahun ini tidak lagi menjual satu model Fold premium. Ada dua: Galaxy Z Fold 8 sebagai model dasar baru, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai penerus sejati Galaxy Z Fold 7. Fold 8 reguler hanya dibekali dual kamera, sedangkan Fold 8 Ultra mendapat triple kamera dengan sensor utama 50 MP.

Fold 8 Ultra juga lebih tipis (4,1 mm saat terbuka) dan hampir tanpa lipatan di layar berkat teknologi Flex Titanium. "Menggunakan titanium bukan cuma untuk bikin lebih tipis. Ini soal ketahanan dan stabilitas saat dilipat dan dibuka," jelas Kim.

Fold 8 reguler sendiri hanya 201 gram — yang paling ringan dalam sejarah seri Fold. Bentuknya disebut Kim mirip paspor: ringkas, tapi tetap bisa dipakai multitasking seperti Fold sebelumnya.

Baterai Silicon Carbon: Kenapa Baru Sekarang?

Kedua varian Fold 8 akhirnya beralih ke baterai silicon carbon setelah pabrikan China sudah memakainya lebih dari setahun. Fold 8 Ultra mendapat kapasitas 5.000 mAh (naik dari 4.400 mAh di Fold 7), sementara Fold 8 reguler dibekali 4.800 mAh. Samsung mengaku sudah menguji teknologi ini cukup lama.

"Kami sudah menguji baterai silicon dalam waktu yang cukup lama. Kami tidak mau — bukan berarti konservatif — tapi lebih mengambil langkah satu per satu," kata Kim. Ia menambahkan bahwa tantangan utamanya adalah keamanan: risiko pembengkakan dan siklus hidup yang lebih pendek masih jadi perhatian. Karena itu, Samsung memilih foldable sebagai lini pertama yang mengadopsi teknologi ini — baterai lithium-ion konvensional tidak muat di bodi yang tipis.

S Pen: Belum Kembali, Tapi Ada Celah

Samsung menghilangkan dukungan S Pen sejak Galaxy Z Fold 6 demi mengejar desain yang lebih tipis. Untuk Fold 8 dan Fold 8 Ultra, digitizer juga tidak disertakan. Namun, Kim tidak menutup kemungkinan fitur ini kembali di masa depan. "Kami pasti akan mempertimbangkan saran Anda," ujarnya saat ditanya apakah Samsung rela menambah ketebalan 0,1 mm demi S Pen. Sejak wawancara itu, eksekutif Samsung lain mengonfirmasi bahwa perusahaan terbuka untuk menghadirkan kembali S Pen.

Menghadapi Ancaman iPhone Lipat

Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone lipat (disebut iPhone Ultra atau iPhone Fold) pada musim gugur tahun ini. Analis IDC memproyeksikan Apple bisa meraih 22 persen pangsa pasar global di tahun pertama, bahkan 48 persen di Amerika Utara versi Counterpoint Research. Namun, Kim tetap tenang. "Sulit berkomentar karena saya tidak tahu apa yang akan mereka buat. Tapi saya sangat yakin produk kami akan diapresiasi konsumen."

Kim juga menyoroti bahwa Samsung menawarkan lebih banyak pilihan. "Konsumen tidak harus mengadopsi satu ukuran. Kami harus menyediakan opsi." Data internal Samsung menunjukkan 30 persen pengguna foldable kembali membeli foldable setelah sempat beralih ke seri S — artinya loyalitas terhadap kategori ini mulai terbentuk.

Kapan Ponsel Lipat Bisa Sukses?

Saat ditanya kapan kategori ini bisa disebut sukses, Kim justru membalik pertanyaan ke jurnalis. Lance Ulanoff dari TechRadar menilai sukses secara engineering sudah tercapai, tapi secara pangsa pasar lipat masih sekitar 4 persen. Sementara jurnalis lain berpendapat sukses berarti 1 dari 10 ponsel yang terjual adalah lipat. Kim menjawab bahwa kita mungkin sudah "di ambang pintu" foldable menjadi mainstream — dan kehadiran Galaxy Z Fold 8 sebagai model ketiga adalah bukti keyakinan Samsung terhadap kategori ini.

"Memperkenalkan model baru adalah langkah berani. Itu menunjukkan kami percaya diri dengan kategori ini dan bagaimana pasar akan meresponsnya," pungkas Kim.

Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks