PALEMBANG — Kecelakaan maut yang menewaskan seorang siswi SMAN 5 Palembang berinisial AF (14) di Jalan Mayor Zen, Palembang, mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengkaji ulang analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin) di ruas jalan tersebut. Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan identifikasi penyebab utama kecelakaan yang terjadi pada Senin (21/7) lalu, sebagai dasar perbaikan infrastruktur dan tata kelola lalu lintas.
Lubang Jalan dan Truk Fuso Jadi Sorotan Warga
Korban diduga kehilangan kendali saat menghindari lubang di badan jalan, kemudian terjatuh dan terlindas truk Fuso bertonase besar yang melaju searah dari belakang. Peristiwa itu memicu keluhan warga soal kondisi Jalan Mayor Zen yang rusak di sejumlah titik dan tingginya intensitas kendaraan berat melintas di kawasan permukiman pada siang hari.
Apa Langkah Pemprov Selanjutnya?
Herman Deru mengatakan, jika hasil pemeriksaan menunjukkan kecelakaan bukan semata-mata karena kondisi jalan, pemerintah akan mengevaluasi Amdal Lalin di kawasan tersebut. "Jika kecelakaan bukan disebabkan oleh kondisi jalan, tentu kami ingin memperbaiki analisis dampak lalu lintasnya. Kami ingin melihat penyebab dominan di lokasi tersebut," ujar Herman Deru di Palembang, Sabtu.
Kewenangan Truk Besar Ada di Tangan Pemkot
Menanggapi keluhan soal truk bertonase besar, Herman Deru menegaskan pengaturan jenis kendaraan di dalam kota merupakan kewenangan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan. "Aturan tersebut merupakan kewenangan Dishub Kota Palembang. Mereka berwenang mengatur jenis kendaraan di dalam kota, sedangkan gubernur mengatur jalan antarkota," jelasnya. Pengaturan lalu lintas di jalan provinsi maupun nasional tetap mengikuti pembagian kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan.
Evaluasi Infrastruktur dan Tata Kelola
Pemprov Sumsel akan menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan hasil identifikasi, baik berupa perbaikan infrastruktur maupun evaluasi tata kelola lalu lintas. Rencana kajian ulang Amdal Lalin di Jalan Mayor Zen menjadi titik awal untuk memetakan faktor-faktor yang berpotensi memicu kecelakaan berulang di salah satu jalur padat Palembang tersebut.