OGAN ILIR — Desa Meranjat Ilir menjadi pusat perhatian Dinas Kesehatan Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Selasa lalu. Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, hadir langsung dalam kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Posyandu serta penilaian lomba Kader Posyandu Berprestasi dan Desa/Kelurahan Ber-PHBS tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Wabup Ardani yang didampingi Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Faizah Ardani, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu, memperkuat kapasitas kader, serta mendorong terwujudnya desa yang menerapkan PHBS,” ujarnya.
Penilaian Inovasi Desa dan Komitmen Kader
Kehadiran Ketua Tim Penilaian Lomba Provinsi Sumatera Selatan, Dedi Irawan, menandakan bahwa agenda ini juga menjadi momentum evaluasi. Tidak hanya pelayanan kesehatan dasar yang dinilai, tetapi juga inovasi dan komitmen pemerintah desa dalam menggerakkan masyarakat.
Wabup menekankan bahwa capaian kesehatan tidak bisa diraih oleh pemerintah sendirian. “Tentunya, hal ini berjalan berkat kerja bersama masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan,” katanya menambahkan.
Target: Desa Sehat, Mandiri, dan Berprestasi
Melalui rangkaian pembinaan ini, Wabup Ardani berharap seluruh kader Posyandu dan warga Meranjat Ilir semakin termotivasi. Target utamanya adalah memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di tingkat rumah tangga serta mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan berprestasi.
“Serta memperkuat budaya hidup bersih dan sehat, serta mewujudkan Desa Meranjat Ilir sebagai desa yang sehat, mandiri, dan berprestasi,” pungkas Wabup Ardani dalam keterangan yang diterima media, Selasa (28/7/2026).