Pencarian

Dominasi Astra Motor Racing Team di Mandalika Racing Series: 7 Podium Diborong dari 4 Kelas Berbeda

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:08:31 WIB
Dominasi Astra Motor Racing Team di Mandalika Racing Series: 7 Podium Diborong dari 4 Kelas Berbeda
Pembalap Gery Salim meraih podium ketiga pada sesi Superpole Race kelas Nasional Sport 250cc di Mandalika Racing Series.

MANDALIKA — Pembalap senior Gery Salim akhirnya memecah kebuntuan musim ini. Turun di kelas Nasional Sport 250cc menggunakan Honda CBR250RR, ia berhasil merebut posisi ketiga pada sesi Superpole Race.

“Alhamdulillah kerja keras tim cukup bagus. Saya sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk tim dan saya berhasil podium 3 pada sprint race kelas NS250cc. Progres yang cukup baik untuk saya dan tim, saya yakin pada next round bisa podium,” ujar Gery dalam keterangan resmi yang diterima KR Sumsel.

Dominasi Junior: Dua Pembalap ART Sabet Podium 1-2

Di kelas Junior Sport 250cc U-18, ART menurunkan tiga pembalap dan semuanya menunjukkan progres signifikan. Nabil Zahsena menjadi yang terdepan dengan memenangkan race pertama, disusul Bintang Pranata Sukma yang finis di posisi ketiga.

“Fight yang cukup seru pada seri kali ini, dan alhamdulillah Nabil bisa amankan posisi meski sempat beberapa kali mencoba masuk sempat gagal namun akhirnya bisa diselesaikan dengan sempurna,” beber Nabil.

Momen terbaik justru hadir di race kedua. Bintang Pranata Sukma dan Ahmad Azel Savero sukses mengunci posisi satu dan dua, menciptakan dominasi penuh bagi tim ART di kelas tersebut. Bintang mengaku adaptasi dengan motor barunya berjalan singkat.

“Masuk di kelas Junior Sport 250cc U-18 ini adalah kali pertama saya menggunakan basic Honda CBR 250RR, adaptasi yang cukup singkat dan alhamdulillah saya berhasil membuktikan untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Bintang.

Sementara itu, Azel mengakui ada sedikit kesalahan di lap terakhir yang membuatnya harus puas di posisi kedua. “Cukup seru untuk race 2 kelas Junior 250cc, sayangnya saya melakukan sedikit kesalahan yang membuat GAP dengan Bintang rekan satu tim menjadi jauh. Sebagai evaluasi dan pembelajaran, seri selanjutnya harus bisa lebih baik,” imbuhnya.

ITC: Duet Bintang-Resky Kembali Mendominasi

Persaingan sengit juga terjadi di kelas Indonesia Talent Cup (ITC) yang menggunakan motor Honda CBR 150R. Tiga pembalap ART—Ahmad Azel Savero, Bintang Pranata, dan Resky Yusuf—kembali mendominasi perlombaan.

Pada race pertama, Azel yang sempat melakukan kesalahan di sesi kualifikasi dan harus start dari grid belakang, berhasil finish di posisi kedua. “Sempat melakukan kesalahan di QTT yang membuat saya harus start dari grid belakang, tapi alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan balap dan menutupnya dengan podium 2,” ungkapnya.

Memasuki race kedua, duet Bintang dan Resky tampil dominan sejak awal. Bintang yang sempat gagal di race pertama karena kesalahan sendiri, berhasil bangkit dan menjadi juara pertama. “Pada race 1 saya memang melakukan kesalahan dan membuat gagal naik podium, maka dari itu saya sudah optimis bisa podium saat race 2 dan alhamdulillah sudah saya buktikan dengan menjadi juara 1 pada kelas tersebut,” katanya bangga.

Kisah heroik datang dari Resky Yusuf. Meski bahunya masih dalam kondisi cedera setelah kecelakaan di TTC Sirkuit Sepang, semangatnya untuk menyumbang podium tidak surut. “Syukur alhamdulillah cedera bahu saya masih bisa digunakan untuk balap. Saya sendiri berupaya keras supaya poin di kelas ITC bisa lebih maksimal. Hal tersebut dikarenakan pada seri penutup nanti saya bakal absen karena bentrok dengan seri ATC Qatar,” harap Resky.

Bagikan
Sumber: krsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks