SUMATERA SELATAN — Xiaomi Indonesia resmi memasarkan Redmi Pad 2 9.7 ke pasar Tanah Air, Minggu (7/6). Tablet ini dibanderol Rp2.399.000 dan menempati posisi entry-level di lini perangkat Redmi. Dengan harga tersebut, Xiaomi menyasar pengguna muda yang membutuhkan perangkat untuk menonton konten, belajar, atau bekerja ringan tanpa harus merogoh kocek dalam.
Direktur Pemasaran Xiaomi Indonesia, Andi Rengreng, mengatakan perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan hiburan sekaligus produktivitas dalam satu genggaman. "Redmi Pad 2 9.7 merupakan salah satu rekomendasi untuk entertainment terbaik, khususnya bagi anak muda yang mencari tablet yang bisa membantu mereka tetap produktif dan keep up dengan hiburan yang sedang trending," ujar Andi dalam keterangan resmi.
Satu fitur yang patut diperhatikan adalah Wireless Display Extension. Redmi Pad 2 9.7 bisa difungsikan sebagai layar tambahan untuk PC atau laptop. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk rapat daring sambil membuka dokumen lain, mencari referensi visual saat mengerjakan ilustrasi, atau membuat transkrip video tanpa harus bolak-balik jendela aplikasi. Fitur ini cukup jarang ditemui di tablet Rp2,3 jutaan.
Xiaomi juga membekali perangkat ini dengan berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) yang tertanam di HyperOS 3.0. Sayangnya, detail spesifik fitur AI tersebut belum dirinci lebih lanjut oleh Xiaomi dalam rilis resmi.
Redmi Pad 2 9.7 hanya tersedia dalam satu varian: RAM 4GB dan memori internal 64GB seharga Rp2.399.000. Perangkat ini sudah bisa dibeli melalui e-commerce, Xiaomi Store, dan jaringan mitra resmi di Indonesia. Dua opsi warna yang ditawarkan adalah Graphite Gray dan Silver.
Dengan harga di bawah Rp2,5 juta, Redmi Pad 2 9.7 bersaing langsung dengan tablet entry-level dari merek lain yang umumnya membawa layar HD dan baterai 5.000–6.000 mAh. Keunggulan kompetitif utama tablet ini ada pada layar 2K dan kapasitas baterai 7.600 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh. Bodi metal juga memberi kesan lebih premium dibanding tablet plastik di kelas harga serupa.
Tablet ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja lepas yang butuh perangkat kedua untuk menonton film, membaca e-book, atau sekadar layar tambahan laptop. Namun, bagi pengguna yang membutuhkan performa gaming berat atau multitasking ekstrem, RAM 4GB mungkin akan terasa terbatas.