LP Perempuan Palembang Gandeng Pertamina Hadirkan Pelatihan Tata Boga dan Perkebunan bagi Warga Binaan

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 21:05:01 WIB
Warga binaan Lapas Perempuan Palembang mengikuti pelatihan tata boga yang digelar bekerja sama dengan PT Pertamina.

PALEMBANG — Warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kini mendapat kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan yang digelar selama enam hari. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Pertamina melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan pemberdayaan selama masa pidana.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pertamina atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui program CSR ini. Pembinaan seperti ini membuka peluang besar bagi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi nantinya," kata Desi di Palembang, Rabu.

Dua Bidang Keterampilan: Olahan Makanan dan Budidaya Tanaman

Pelatihan mencakup dua bidang utama. Pada bidang tata boga, peserta dibekali kemampuan mengolah dan menyajikan produk makanan yang memiliki nilai ekonomis. Sementara di bidang perkebunan, warga binaan mempelajari teknik budidaya tanaman, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil panen secara berkelanjutan.

Materi disampaikan oleh instruktur berpengalaman. Perpaduan teori dan praktik dirancang agar peserta benar-benar menguasai keterampilan yang diajarkan.

Pertamina Lakukan Pemantauan Langsung ke Lapangan

Tim PT Pertamina tidak hanya memberikan bantuan materiil. Mereka juga melakukan monitoring langsung dengan meninjau proses pembelajaran, berdialog dengan instruktur dan peserta, serta mengevaluasi pelaksanaan program.

"Melalui pemantauan ini, pembelajaran dan praktik yang diberikan oleh instruktur berpengalaman dapat dipastikan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan pembinaan yang berdampak nyata," ujar Desi.

Perwakilan PT Pertamina menyebut program ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Khususnya dalam mendukung pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Palembang.

Harapan ke Depan: Keberlanjutan Program dan Dampak Ekonomi

Pihak lapas berharap kerja sama ini tidak berhenti pada satu kali pelatihan. Desi menekankan pentingnya keberlanjutan agar warga binaan benar-benar siap terjun ke dunia usaha setelah bebas nanti.

"Kemandirian ekonomi menjadi kunci agar mereka tidak kembali ke jalur yang salah. Dengan keterampilan yang dimiliki, peluang untuk memulai usaha kecil-kecilan semakin terbuka," pungkasnya.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top