MUARA ENIM — Kantor SAR Palembang mengerahkan satu tim rescue ke Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, sejak Senin sore setelah menerima laporan pukul 15.55 WIB. Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, Damkar, BPBD, serta tim tanggap darurat dari PT Bukit Asam (PTBA), PT Pama, dan PT SBS.
Penyisiran Lima Kilometer, Penyelaman Menunggu Kondisi
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin menjelaskan, tim membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sisi kanan dan kiri sungai. Pencarian visual di atas permukaan air mencakup area hingga lima kilometer persegi menggunakan perahu karet dan perahu milik warga.
"Jika kondisi arus, kedalaman, dan keselamatan personel memungkinkan, kami akan melakukan penyelaman di titik dugaan korban tenggelam," kata Raymond di Palembang, Selasa.
Kronologi: Berhanyut Saat Mandi Sore
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.50 WIB saat Gibran bersama dua temannya mandi di Sungai Enim. Korban berhanyut ke tengah dan diduga kelelahan sehingga tidak sanggup berenang kembali ke tepi. Kedua rekannya sempat berusaha menolong, namun Gibran tenggelam dan hilang dari permukaan air.
Imbauan Basarnas: Awasi Anak di Sekitar Sungai
Menyikapi insiden ini, Basarnas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai. Orang tua diminta memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mandi atau bermain di sungai tanpa pendampingan orang dewasa.
Raymond memastikan pihaknya mengoptimalkan seluruh potensi yang ada demi memberikan kepastian bagi keluarga korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.