MUSI RAWAS — Apel pagi di Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Rawas menjadi ajang penguatan etos kerja seluruh jajaran. Harry Afrian, yang bertindak sebagai pembina apel, meminta pegawai menjadikan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Menurut Harry, disiplin tidak berhenti pada hadir tepat waktu. Ia mencakup kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, konsistensi menyelesaikan pekerjaan sesuai target, serta menjaga integritas di setiap pelaksanaan tugas.
Integritas Jadi Bagian dari Kedisiplinan
Harry menekankan setiap pegawai diharapkan menjalankan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan. Kontribusi terbaik dinilai penting, terutama untuk mendukung pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Penekanan pada integritas ini relevan dengan karakter layanan pertanahan yang bersinggungan langsung dengan kepentingan warga. Kesalahan administrasi maupun penyimpangan kewenangan berpotensi merugikan pemohon sertifikat dan pengurusan hak atas tanah.
Pengelolaan Ritme Kerja dan Skala Prioritas
Selain disiplin, Harry menyoroti pengelolaan ritme kerja yang efektif dan terukur. Beban pekerjaan yang beragam menuntut pegawai mampu menentukan skala prioritas, mengatur waktu, menjaga fokus, dan membangun koordinasi antarsesama rekan kerja.
Pengelolaan pekerjaan yang terarah diharapkan mendorong penyelesaian tugas secara optimal. Kualitas, ketelitian, dan ketepatan waktu tetap menjadi syarat yang tidak boleh dikesampingkan.
Apel Pagi sebagai Pengingat Rutin
Apel pagi di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Rawas diikuti pejabat pengawas, PNS, PPPK, tenaga outsourcing, serta pegawai magang. Forum ini dipakai untuk menyampaikan arahan sekaligus menyelaraskan ritme kerja seluruh jajaran.
Melalui apel tersebut, seluruh pegawai diharapkan meningkatkan etos kerja, memperkuat komunikasi, dan membangun budaya kerja yang produktif serta bertanggung jawab. Kedisiplinan yang konsisten, pengelolaan waktu yang baik, dan koordinasi yang efektif disebut sebagai bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi.
Komitmen Pelayanan Pertanahan ke Warga
Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Rawas menyatakan komitmennya memperkuat profesionalisme seluruh pegawai. Orientasinya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bagi warga Musi Rawas, penguatan disiplin internal kantor pertanahan berdampak langsung pada kepastian waktu pengurusan dokumen. Setiap keterlambatan atau ketidakkonsistenan pelayanan di tingkat loket berimbas pada lamanya sertifikat dan hak atas tanah diproses.